Langsung ke konten utama

5 Manfaat Punya Skill Memasak Saat Berumah Tangga

Di zaman sekarang ini semuanya serba praktis dan cepat. Banyak sekali teknologi dan sistem yang mempermudah kita dalam hidup. Seperti misalnya dalam rumah tangga, saat ini ibu-ibu rumah tangga sudah mulai malas untuk memasak karena mungkin kesibukan pekerjaan diluar, sehingga apa-apa tinggal beli. Memang praktis, tidak perlu beli bahan makanan, alat masak dan tidak perlu buang-buang waktu.

(Pixabay.com)

Saat berumah tangga memang skill memasak tidak harus dimiliki oleh perempuan. Tetapi ternyata disisi lain skill memasak memang diperlukan, apalagi di zaman sekarang banyak makanan yang tidak sehat. Apalagi si buah hati sering jajan sembarangan, tentunya ketika Ia sakit akan merasa khawatir bukan. Maka dari itu, ada beberapa manfaat yang kamu bisa dapatkan ketika kamu punya skill memasak saat berumah tangga:

1. Bisa Menghemat Pengeluaran

Ketika kamu berumah tangga, tentunya akan ada banyak pengeluaran, seperti bayar listrik, cicilan rumah, cicilan motor, jajan anak dan masih banyak lainnya. Kalau penghasilan keluarga pas-pasan, membeli makanan baik itu di warung atau pesan online adalah hal yang tidak disarankan. Memang praktis dan cepat, tetapi jika hal tersebut sering dilakukan maka akan terjadi pemborosan.

Coba saja pikir jika satu orang saja menghabiskan 10.000 x 4 orang x 3 waktu makan x 30 hari jika dikalkulasikan bisa sampai 3,6 juta hanya untuk makan, belum ditambah dengan pengeluaran lainnya. Jika penghasilan keluarga kamu hanya 3 juta saja maka itu tidak cukup. Disarankan untuk keluarga yang pas-pasan lebih baik bisa memasak sendiri, karena bahan-bahan mentah biasanya lebih murah. Memang butuh peralatan masak seperti kompor, pisau, wajan, dll tetapi itu kan di awal, bisa dipakai lama. Kemudian kamu bagi para ibu-ibu juga bisa membuat bekal untuk suami agar tidak makan diluar. 

2. Menjadikan Keluarga Sehat

Di zaman sekarang ini kita tidak boleh mudah percaya dengan makanan yang dipinggiran jalan bahkan di restoran. Kita tidak tahu bahan apa yang mereka gunakan, cara memasaknya dan juga apakah memperhatikan kebersihannya juga. Saat ini banyak sekali orang yang sakit karena disebabkan oleh faktor makanan. Bukan berarti tidak boleh membeli makanan diluar, hanya saja jangan terlalu sering karena tidak baik untuk tubuh kita. Apalagi anak kecil mereka tidak tahu mana makanan sehat mana makanan yang tidak sehat yang penting asal makan aja. Tiba-tiba malah sakit bukan, tentunya ini menjadi masalah bukan ketika anak sakit.

Dari pada beli makanan diluar, lebih baik memasak sendiri. Dengan memasak sendiri, kamu akan tahu bahan-bahan mana saja yang baik untuk tubuh kamu dan keluarga kamu. Kamu juga bisa mengatur masakan kamu sesuai selera kamu dan keluarga.

3. Aktivitas Hidup yang Produktif

Sekarang ini memang serba praktis, apalagi mengenai makanan tinggal pesan online lalu sampai rumah. Jika ini terusan terjadi, maka tubuh kamu akan menjadi kurang produktif. Berkurangnya produktifitas tubuhmu tentunya akan membuat kamu rentan terhadap penyakit.

Mencoba hal baru seperti kegiatan memasak, tentunya akan meningkatkan produktifitas kamu dalam hidup. Selain itu kamu bisa berkreasi dan mencoba masakan baru. Hal ini tentunya kegiatan memasak menjadi menyenangkan bukan

4. Meningkatkan Daya Kreatifitas

Seperti yang disebutkan sebelumnya mana ketika kamu bisa memasak tentunya akan meningkatkan kreatifitas kamu dalam memasak. Apa lagi di zaman sekarang ini, kamu ingin mencoba masakan baru tinggal cari di you tube atau di google.

Kamu bisa pelajari lalu mencobanya di rumah. Hal ini tentunya butuh latihan dan ketelatenan dalam mencoba. Tidak apa-apa gagal juga dalam mencoba,  nanti kalau terus-terusan di asah kemampuan masaknya lama-lama juga bisa jago kok. Ketika kamu sudah jago kamu bisa berkreasi sendiri dan membuat resep masakan sendiri.

5. Bisa Jadi Peluang Usaha

Ketika kamu sudah bisa berkreasi dengan masakan kamu dan kamu percaya diri dengan masakan kamu. Ini tentunya merupakan peluang baik buat kamu untuk bisa buka usaha di rumah. Terlebih lagi buat kamu sebagai ibu rumah tangga yang ingin punya penghasilan tetapi harus mengurus rumah, ini menjadi peluang kamu untuk mendapatkan penghasilan tanpa repot-repot ke luar rumah. Saat ini sudah banyak ibu-ibu rumah tangga yang sukses dalam bidang kuliner dan apa salahnya kamu mencoba.

Buat kamu yang memang belum berumah tangga, apa salahnya belajar untuk memasak. Hitung-hitung sebagai persiapan kamu menuju jenjang yang lebih serius. Untuk yang sudah berumah tangga juga tidak salahnya kok belajar memasak, karena tidak ada kata telat untuk belajar. Skill memasak ini sebetulnya bukan hany untuk para istri saja tetapi juga para suami harus bisa melakukannya agar bis membantu istri di rumah dan juga memasak bersama-sama tentunya akan mempererat ikatan kamu dengan pasangan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan tidak Menciptakan Kemiskinan

Kemiskinan adalah kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi hak- hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Lalu apakah kemiskinan itu tuhan sendiri yang menciptakannya atau manusia sendirilah yang menciptakan kemiskinan tersebut. Akan tetapi banyak dari kalangan kita yang sering menyalahkan tuhan, mengenai ketimpangan sosial di dunia ini. Sehingga tuhan dianggap tidak mampu menuntaskan kemiskinan. (Pixabay.com) Jika kita berfikir ulang mengenai kemiskinan yang terjadi dindunia ini. Apakah tuhan memang benar-benar menciptakan sebuah kemiskinan ataukah manusia sendirilah yang sebetulnya menciptakan kemiskinan tersebut. Alangkah lebih baiknya kita semestinya mengevaluasi diri tentang diri kita, apa yang kurang dan apa yang salah karena suatu akibat itu pasti ada sebabnya. Tentunya ada tiga faktor yang menyebabkan kemiskinan itu terjadi, yakni pertama faktor  mindset dan prilaku diri sendiri, dimana yang membuat seseorang...

Pendidikan yang Humanis

Seperti yang kita kenal pendidikan merupakan suatu lembaga atau forum agar manusia menjadi berilmu dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan merupakan tolak ukur sebuah kemajuan bangsa. Semakin baik sistem pendidikannya maka semakin baik pula negaranya, semakin buruk sistem pendidikannya semakin buruk pula negara tersebut. Ironisnya di negara ini, pendidikan menjadi sebuah beban bagi para murid. Terlalu banyaknya pelajaran, kurangnya pemerataan, kurangnya fasilitas, dan minimnya tenaga pengajar menjadi PR bagi negara ini. Saat ini pendidikan di negara kita hanyalah sebatas formalitas, yang penting dapat ijazah terus dapat kerja. Seakan-akan kita adalah robot yang di setting dan dibentuk menjadi pekerja pabrik. Selain itu, ilmu-ilmu yang kita pelajari hanya sebatas ilmu hapalan dan logika. Akhlak dan moral dianggap hal yang tebelakang. Memang ada pelajaran agama di sekolah namu hal tersebut tidaklah cukup. Nilai tinggi dianggap orang yang hebat. Persaingan antar sesama pelajar mencipta...

Perlukah Seorang Perempuan Memiliki Pendidikan yang Tinggi

. Dilema Perempuan antara memilih mengurus Keluarga atau Melanjutkan Pendidikan Berbicara tentang perempuan dan pendidikan, tentunya ini menjadi dua hal yang menarik untuk dibicarakan. Sejak puluhan tahun yang lalu emansipasi wanita sering disebut-sebut oleh Kartini, sehingga kemudian hal ini menjadi sesuatu yang penting oleh sebagian kalangan. Namun, pada kenyataannya, dalam banyak hal wanita masih kerap ketinggalan, seolah memiliki sejumlah rintangan untuk bisa mendapatkan sesuatu yang terbaik, salah satunya dalam bidang pendidikan. Ilustrasi (Pixabay.com) Meski sampai saat ini semua perempuan dapat mengenyam pendidikan di bangku sekolah seperti halnya pria, namun tidak sedikit juga perempuan yang enggan untuk melakukannya. Sebagian besar wanita merasa puas dengan pendidikan yang hanya menamatkan bangku SMA saja, bahkan ketika bisa menyelesaikan sarjana saja. Hanya sedikit perempuan yang punya keinginan untuk menempuh S2 dan juga S3, dan tentu saja jumlah untuk dua jenjang pendidikan...