Langsung ke konten utama

24 Hal yang Membuat Kamu Sulit Bahagia part 1

Kebahagiaan adalah sesuatu yang di inginkan banyak orang. Setiap orang melakukan banyak cara agar bisa bahagia, namun apa janinya jika apa yang dilakukan ternyata tidak sesuai yang apa dipikirkan. Pastinya bukan timbul kebahagiaan malah berakhir kekecewaan, yang pasti ada beberapa sebab mengapa seseorang sulit bahagia. Disini saya akan menyebutkan hal-hal apa saja yang menyebabkan seseorang sulit bahagia. 

(pixabay.com)

1. Iri dengan kebahagiaan orang lain

Rasa iri adalah perasaan yang dimana kamu merasa kurang menyukai pencapaian yang orang lain, karena mereka memiliki apa yang kita inginkan. Rasa iri bisa disebabkan karena ketidakmampuan kamu dalam melakukan apa yang dilakukan oleh orang lain. Apa lagi ditambah dengan rasa benci terhadap orang lain, tentunya hal ini membuat kita sulit untuk bahagia

lebih baik jauhi rasa iri ini, karena iri merupakan suatu penyakit hati yang bisa merusak fikiran kamu. Kebahagiaan tentunya tidak akan pernah muncul bagi orang-orang yang memiliki rasa iri di dalam hatinya. Fokus dengan apa yang kita miliki bukan apa yang orang lain miliki.

2. Sulit untuk berdamai dengan diri sendiri

Sulitnya menerima diri dengan apa adanya, tidak menerima kesalahan yang dilakukan, fokus pada hal-hal negatif merupakan suatu ciri bahwa kita sulit berdamai dengan diri sendiri.

setiap orang tentu pasti memiliki kekurangannya masing-masing. Belajar untuk mencintai diri adalah langkah yang tepat untuk kamu lakukan agar bisa berdamai dengan diri sendiri. Seseorang tidak akan pernah bisa bahagia jika tidak bisa berdamai dengan dirinya, karena kebahagiaan itu muncul dari dalam diri.

3. Mengorbankan sesuatu tanpa mepertimbangkan resiko

Saat ini banyak yang rela melakukan banyak hal demi mencapai suatu kebahagiaan, baik dengan bekerja keras siang malam sampai mengorbankan waktu dan kesehatan. Jika hal tersebut kamu lakukan justru bukan kebahagiaan yang datang malah sakit dan waktu yang terbuang dengan percuman. 

Banyak mengorbankan sesuatu tanpa mempertimbangkan resikonya tentu bukan timbul rasa bahagia, tetapi justru hanya penderitaan yang didapat. Bahagia yang sejati tentunya tidak harus mengorbankan hal yang beresiko terutama mengorbankan kesehatan, harta, keluarga, dan pasangan. 

4. Jauh dari agama

Berbicara agama tetunya bukan hanya sekedar ritual ibadah semata. Lebih dari itu, agama mengajarkan bagaimana caranya mendapatkan kebahagiaan sejati. Banyak dari kalangan kita yang memiliki jabatan, kekayaan, dan popularitas, namun pada akhirnya bunuh diri. Hal ini disebabkan karena mereka jauh dari agama.

Agama mengajarkan kita bahwa alam ini adalah fana dan kita akan kembali ke akhirat kelak. Tidak terlena dengan kenikmatan dunia merupakan konsep agama agar mendapatkan kebahagiaan sejati.

5. Melihat kebahagiaan dari sisi material

Memiliki jabatan tinggi, harta kekayaan berlimpah, populer dan memiliki paras yang rupawan merupakan dambaan bagi setiap orang. Jika kita menganggap itu adalah hal yang membuat kamu bahagia, berarti kamu berfikir secara materialistis.

Orang yang berfikiran materialistis tentunya menganggap bahwa kebahagiaan terletak pada fisik semata. Padahal kebahagiaan secara fisik adalah hal yang tidak bisa bertahan lama. Ketika kami kehilangannya maka kamu akan sulit sekali bahagia. Maka dari itu, melihat kebahagiaan seharusnya dilihat dari sisi kebatinan seperti perasaan, hati, pikiran dan jiwa adalah hal yang kita prioritaskan. Kebahagiaan sejatinya tidak perlu kita cari dengan harta tetapi kita bisa menciptakan kebahgiaan itu dengan perasaan kita sendiri.

6. Tidak mensyukuri apa yang telah didapatkan

Kurangnya rasa syukur karena selalu merasa kurang adalah salah satu sebab sulitnya kamu bahagia. Manusia tentunya tidak akan pernah merasa puas diri dan selalu ingin lebih dari orang lain. Sehingga harus dibatasi oleh rasa syukur. 

Perlu kamu pahami bahwa bersyukur bukan dilakukan pada saat mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, tetapi juga harus dilakukan setiap saat. Mensyukuri apa yang telah dimiliki saat ini adalah hal yang perlu kamu lakukan, karena di luaran sana banyak orang yang lebih kekuarangan dibandingkan kamu.

ok mungkin segitu saja yah untuk selanjutnya bakal di bahas di tulisan lain karena kalau ditulis disini bakal kepanjangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan tidak Menciptakan Kemiskinan

Kemiskinan adalah kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi hak- hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Lalu apakah kemiskinan itu tuhan sendiri yang menciptakannya atau manusia sendirilah yang menciptakan kemiskinan tersebut. Akan tetapi banyak dari kalangan kita yang sering menyalahkan tuhan, mengenai ketimpangan sosial di dunia ini. Sehingga tuhan dianggap tidak mampu menuntaskan kemiskinan. (Pixabay.com) Jika kita berfikir ulang mengenai kemiskinan yang terjadi dindunia ini. Apakah tuhan memang benar-benar menciptakan sebuah kemiskinan ataukah manusia sendirilah yang sebetulnya menciptakan kemiskinan tersebut. Alangkah lebih baiknya kita semestinya mengevaluasi diri tentang diri kita, apa yang kurang dan apa yang salah karena suatu akibat itu pasti ada sebabnya. Tentunya ada tiga faktor yang menyebabkan kemiskinan itu terjadi, yakni pertama faktor  mindset dan prilaku diri sendiri, dimana yang membuat seseorang...

Pendidikan yang Humanis

Seperti yang kita kenal pendidikan merupakan suatu lembaga atau forum agar manusia menjadi berilmu dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan merupakan tolak ukur sebuah kemajuan bangsa. Semakin baik sistem pendidikannya maka semakin baik pula negaranya, semakin buruk sistem pendidikannya semakin buruk pula negara tersebut. Ironisnya di negara ini, pendidikan menjadi sebuah beban bagi para murid. Terlalu banyaknya pelajaran, kurangnya pemerataan, kurangnya fasilitas, dan minimnya tenaga pengajar menjadi PR bagi negara ini. Saat ini pendidikan di negara kita hanyalah sebatas formalitas, yang penting dapat ijazah terus dapat kerja. Seakan-akan kita adalah robot yang di setting dan dibentuk menjadi pekerja pabrik. Selain itu, ilmu-ilmu yang kita pelajari hanya sebatas ilmu hapalan dan logika. Akhlak dan moral dianggap hal yang tebelakang. Memang ada pelajaran agama di sekolah namu hal tersebut tidaklah cukup. Nilai tinggi dianggap orang yang hebat. Persaingan antar sesama pelajar mencipta...

Perlukah Seorang Perempuan Memiliki Pendidikan yang Tinggi

. Dilema Perempuan antara memilih mengurus Keluarga atau Melanjutkan Pendidikan Berbicara tentang perempuan dan pendidikan, tentunya ini menjadi dua hal yang menarik untuk dibicarakan. Sejak puluhan tahun yang lalu emansipasi wanita sering disebut-sebut oleh Kartini, sehingga kemudian hal ini menjadi sesuatu yang penting oleh sebagian kalangan. Namun, pada kenyataannya, dalam banyak hal wanita masih kerap ketinggalan, seolah memiliki sejumlah rintangan untuk bisa mendapatkan sesuatu yang terbaik, salah satunya dalam bidang pendidikan. Ilustrasi (Pixabay.com) Meski sampai saat ini semua perempuan dapat mengenyam pendidikan di bangku sekolah seperti halnya pria, namun tidak sedikit juga perempuan yang enggan untuk melakukannya. Sebagian besar wanita merasa puas dengan pendidikan yang hanya menamatkan bangku SMA saja, bahkan ketika bisa menyelesaikan sarjana saja. Hanya sedikit perempuan yang punya keinginan untuk menempuh S2 dan juga S3, dan tentu saja jumlah untuk dua jenjang pendidikan...